Sevendaily News – Kalau kamu pernah membayangkan jadi kepala sekolah… tapi sekolahnya isinya calon pahlawan yang bakal bertarung melawan monster, maka Valthirian Arc: Hero School Story bisa jadi “fantasi kerja” yang aneh tapi nagih. Game ini bukan sekadar RPG biasa, tapi gabungan antara simulasi manajemen, strategi ringan, dan petualangan dungeon yang dibungkus dengan nuansa fantasi yang santai. Di sini kamu bukan cuma bertarung, tapi juga mengatur hidup para siswa dari nol sampai jadi hero profesional.
Gameplay Valthirian Arc
Gameplay game ini terbagi jadi dua dunia yang saling nyambung: manajemen sekolah dan aksi petualangan.
1. Manajemen Sekolah Hero
Di bagian ini kamu berperan sebagai kepala akademi. Tugasmu bukan cuma ngatur bangunan, tapi juga:
- Merekrut siswa baru
- Mengatur kelas dan pelatihan
- Upgrade fasilitas sekolah
- Mengatur perkembangan karakter
Menariknya, setiap siswa punya kelas dan skill berbeda. Ada yang jadi knight, mage, atau support. Kamu harus pintar-pintar mengatur siapa belajar apa, karena ini bakal ngaruh ke performa mereka di misi.
Siklus gameplay ini cukup “chill” tapi bisa bikin ketagihan karena ada rasa progression yang jelas: sekolah kecil → akademi besar → lulusan hero keren.
2. Dungeon & Combat
Bagian ini adalah aksi RPG-nya. Kamu bisa:
- Mengirim tim ke misi otomatis
- Atau mengontrol langsung saat dungeon run
Combat-nya real-time ringan, tidak terlalu kompleks, tapi cukup seru untuk ukuran game simulasi. Kamu bakal melawan monster, ambil loot, dan meningkatkan level siswa.
Walaupun sederhana, bagian ini jadi “hadiah” dari semua kerja keras kamu di sekolah.
Fitur Utama Game
Sistem Sekolah Dinamis
Sekolah berkembang sesuai keputusan kamu. Bangun kelas, dorm, sampai fasilitas latihan untuk meningkatkan kualitas siswa.
Sistem Kelas & Evolusi Karakter
Siswa bisa berkembang jadi berbagai role. Ini bikin kamu pengen coba banyak kombinasi tim.
Misi & Quest Variatif
Ada misi farming, dungeon, sampai event kecil yang bikin dunia terasa hidup.
Sistem Lulusan
Setiap siswa bisa “lulus” dan keluar dari sekolah. Ini unik karena kamu harus terus regenerasi tim.
Dikutip dari tempo.co, game simulasi seperti ini biasanya punya daya tarik utama pada sistem progresi dan manajemen karakter yang membuat pemain betah dalam jangka panjang.
Kelebihan dan Kekurangan
Kelebihan
- Konsep unik: sekolah + RPG
- Progression terasa memuaskan
- Banyak kelas karakter
- Visual ringan dan colorful
- Cocok untuk santai
Kekurangan
- Gameplay bisa repetitif
- Story kurang dalam
- Combat terlalu sederhana
- Manajemen kadang terasa terbatas
Perbandingan dengan Game Lain
Kalau dibandingkan dengan game lain di genre campuran simulasi-RPG:
- Dibanding Fire Emblem, game ini jauh lebih santai dan fokus ke manajemen, bukan strategi perang.
- Dibanding Rune Factory, Valthirian Arc lebih “sekolah simulator” daripada life-sim penuh aktivitas.
- Dibanding Academia: School Simulator, game ini punya elemen combat yang lebih aktif.
Intinya, game ini berdiri di tengah: tidak terlalu dalam sebagai RPG, tapi juga tidak sekadar simulasi biasa.
Tips & Trik Bermain
1. Fokus pada 1–2 Tim Utama
Jangan bagi EXP ke terlalu banyak siswa di awal.
2. Prioritaskan Upgrade Kelas
Kelas lebih penting daripada sekadar level tinggi.
3. Seimbangkan Role Tim
Pastikan ada DPS, tank, dan support di setiap party.
4. Jangan Abaikan Fasilitas
Bangunan sekolah berpengaruh besar ke perkembangan siswa.
5. Rutin Kirim Misi
Idle siswa itu rugi, jadi selalu aktifkan mereka di quest.
FAQ
Q1: Apakah game ini sulit?
Tidak terlalu. Lebih ke santai dengan sedikit strategi.
Q2: Apakah cocok untuk pemula RPG?
Cocok banget, karena sistemnya tidak terlalu kompleks.
Q3: Berapa lama gameplay-nya?
Bisa 20–40 jam tergantung gaya bermain.
Q4: Apakah ada cerita kuat?
Cerita ada, tapi bukan fokus utama.
Q5: Apakah game ini grindy?
Sedikit, terutama di mid hingga late game.
Kesimpulan
Valthirian Arc: Hero School Story adalah game yang punya konsep unik dan menarik: menggabungkan manajemen sekolah dengan petualangan RPG ringan. Walaupun tidak sempurna—terutama di sisi repetisi gameplay dan cerita yang kurang kuat—game ini tetap berhasil memberikan pengalaman santai yang berbeda dari RPG pada umumnya.
Kalau kamu suka game yang “chill tapi tetap ada progres”, game ini bisa jadi pilihan yang menyenangkan. Tapi kalau kamu cari RPG yang dalam dan penuh strategi kompleks, mungkin ini bukan target utamanya.
Singkatnya, ini bukan game yang mencoba jadi yang paling hebat, tapi cukup berhasil jadi game yang nyaman untuk dimainkan sambil santai.


