Sevendaily News – Kalau kamu kangen vibe JRPG klasik yang penuh cerita emosional, strategi turn-based, dan dunia fantasi yang lumayan “hidup”, maka Legrand Legacy bisa jadi salah satu game yang layak kamu lirik. Game ini sering disebut sebagai surat cinta untuk era JRPG lama, dengan sentuhan modern yang bikin pengalaman mainnya tetap relevan.
Di tengah banyaknya game AAA dengan grafis super realistis, Legrand Legacy hadir dengan pendekatan berbeda: fokus ke cerita, strategi, dan atmosfer. Bahkan beberapa gamer menyebutnya sebagai “hidden gem” yang nggak banyak orang tahu, tapi punya hati yang kuat di dalamnya.
Artikel ini bakal ngebahas secara lengkap mulai dari gameplay, fitur, kelebihan dan kekurangan, sampai perbandingan dengan game lain, plus tips biar kamu nggak nyangkut di awal permainan.
Gameplay dari Legrand Legacy mengusung sistem turn-based tactical RPG yang cukup klasik tapi tetap punya sentuhan unik. Kamu nggak cuma asal pencet tombol attack, tapi perlu mikir strategi, posisi, dan timing.
Pertarungan di game ini dibagi menjadi beberapa elemen penting:
Yang bikin menarik, setiap karakter punya peran yang cukup spesifik. Jadi kamu nggak bisa asal spam skill, tapi harus mikirin komposisi tim.
Selain battle, ada juga eksplorasi dunia yang cukup luas. Walaupun tidak sepenuhnya open world, area yang disediakan cukup bikin kamu merasa sedang menjelajahi dunia fantasi yang penuh misteri.
Satu hal yang bikin gameplay terasa “old school banget” adalah tingkat kesulitannya yang kadang nggak ramah pemain baru. Tapi justru di situ letak tantangannya.
Legrand Legacy punya beberapa fitur yang bikin dia cukup menonjol di genre JRPG indie:
Pertarungan bukan sekadar menekan tombol, tapi juga membaca pola musuh dan mengatur strategi.
Cerita di game ini nggak cuma soal hero dan villain, tapi juga konflik kerajaan, pengkhianatan, dan misteri dunia.
Kamu bisa meningkatkan equipment, membuat item, dan mengembangkan karakter supaya lebih kuat.
Ada beberapa mini game yang diselipkan untuk mengurangi kejenuhan saat eksplorasi.
Salah satu daya tarik utama adalah visualnya yang seperti lukisan hidup, memberi nuansa unik dibanding game lain di genre yang sama.
Banyak pemain menganggap game ini punya “jiwa”, sesuatu yang kadang hilang di game modern.
Kalau kamu tipe gamer yang suka aksi cepat, mungkin akan sedikit kurang cocok dengan pacing game ini.
Kalau dibandingkan dengan JRPG lain, Legrand Legacy sering disandingkan dengan game seperti Final Fantasy klasik atau Suikoden.
Dibandingkan Final Fantasy:
Dibandingkan Suikoden:
Dikutip dari kompas.com, game bergenre JRPG klasik seperti ini memang punya basis penggemar tersendiri yang mencari pengalaman bermain yang lebih “bercerita” daripada sekadar aksi cepat.
Namun Legrand Legacy tetap berdiri dengan identitasnya sendiri sebagai game indie yang mencoba menghidupkan kembali era JRPG lama.
Biar kamu nggak frustrasi di awal permainan, berikut beberapa tips penting:
Musuh di game ini bisa cukup brutal kalau kamu malas upgrade gear.
Setiap musuh punya pola serangan yang bisa diprediksi.
Jangan spam skill kuat di awal battle.
Kadang kamu perlu leveling sebelum lanjut ke story berikutnya.
Jangan boros item healing di battle kecil.
Cocok, tapi perlu adaptasi karena gameplay-nya cukup menantang.
Sekitar 20–40 jam tergantung gaya bermain.
Tidak full open world, tapi punya area eksplorasi luas.
Ya, fokus utama game ini memang di cerita.
Tidak, ini game single player RPG murni.
Legrand Legacy adalah salah satu game indie yang berhasil membawa kembali nuansa JRPG klasik dengan cukup baik. Walaupun punya beberapa kekurangan dari sisi teknis dan pacing, game ini tetap menawarkan pengalaman bermain yang kuat di sisi cerita dan strategi.
Kalau kamu mencari game yang nggak cuma soal grafis atau aksi cepat, tapi lebih ke pengalaman, strategi, dan storytelling, Legrand Legacy jelas layak dicoba.
Game ini mungkin bukan yang paling sempurna, tapi jelas punya hati—dan itu yang bikin dia tetap diingat oleh para pemainnya.
Pada akhirnya, Legrand Legacy adalah bukti bahwa game indie juga bisa punya kualitas cerita dan gameplay yang solid. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, game ini tetap berhasil menciptakan pengalaman yang berkesan bagi pecinta JRPG.
Kalau kamu lagi cari game buat nostalgia atau sekadar ingin mencoba sesuatu yang berbeda dari game mainstream, ini bisa jadi pilihan yang menarik untuk mengisi waktu luang kamu.
Sevendaily News - Kalau kamu lagi kepikiran buat pindah ke motor listrik tapi masih ragu…
Sevendaily News - Kalau kamu pernah membayangkan jadi kepala sekolah… tapi sekolahnya isinya calon pahlawan…
SevenDaily News - Film komedi Indonesia selalu punya tempat tersendiri di hati penonton. Di tengah…
Sevendaily News - Motor listrik semakin mendapat tempat di hati masyarakat Indonesia. Selain lebih ramah…
Sevendaily News - Kalau kamu penggemar game RPG klasik dengan nuansa cerita yang kuat dan…
SevenDaily News - Film komedi Indonesia selalu punya cara unik untuk menghibur penonton. Salah satu…